Daftar Lengkap Jenis Konveyor Sekrup: Berapa Banyak yang Anda Ketahui?

Jul 20, 2025

Tinggalkan pesan

I. Jenis Inti dan Fitur Konveyor Sekrup
Konveyor sekrup mendorong material melalui putaran bilah spiral. Berdasarkan struktur dan fungsinya, dapat dibagi menjadi tujuh kategori berikut:

1. Konveyor Sekrup Horisontal

- Jenis yang paling umum, dengan sudut pengangkutan kurang dari 20 derajat , cocok untuk material granular/bubuk (seperti semen dan butiran).

- Keuntungan: Struktur sederhana dan perawatan rendah.

- Keterbatasan: Jarak pengangkutan biasanya kurang dari atau sama dengan 40 meter (menurut Buku Panduan Teknik Mesin).

2. Konveyor Sekrup Vertikal

- Sudut penyampaian 90 derajat, dengan ketinggian pengangkatan hingga 15 meter (menurut ISO 1050).

- Aplikasi: Pemrosesan biji-bijian dan pengangkutan bahan mentah kimia secara vertikal.

- Parameter Utama: Kecepatan harus lebih besar dari 200 rpm untuk memastikan gaya sentrifugal yang cukup.

3. Konveyor Sekrup Tanpa Poros

- Menghilangkan poros tengah, mencegah belitan, dan cocok untuk bahan kental (lumpur, sisa makanan).

- Studi Kasus Industri: 80% pabrik pengolahan limbah menggunakan peralatan jenis ini (Laporan Asosiasi Industri Perlindungan Lingkungan Tiongkok 2023).

4. Konveyor Sekrup Fleksibel

- Spiral dapat melengkung ke berbagai arah, beradaptasi dengan tata ruang yang kompleks.

- Aplikasi Khas: Pengangkutan beton di lokasi konstruksi.

 

Smart Metering Silos

 

II. Jenis Derivatif Fungsi Khusus
5. Konveyor Sekrup Kembar

- Heliks kembar paralel meningkatkan kapasitas pengangkutan sebesar 50%-100%, cocok untuk jalur produksi bervolume tinggi (seperti produksi pupuk).

6. Konveyor Tabung Spiral

- Desain pipa yang tertutup sepenuhnya mencegah kebocoran debu dan mematuhi standar farmasi GMP.

7. Konveyor Sekrup Diameter Variabel

- Bilah spiral memiliki diameter yang berubah secara bertahap, mencapai kompresi atau pencampuran material, sering kali digunakan dalam pemrosesan umpan.

 

AKU AKU AKU. Data Pemilihan Kunci
- Perbandingan Kapasitas:

- Horisontal: 5-100 m³/jam

- Vertikal: 10-60 m³/jam

- Tanpa poros: 20-300 m³/jam (Sumber Data: Panduan Teknis Peralatan Konveyor SCHNEIDER Jerman)

- Pencocokan Daya: Pengangkutan horizontal memerlukan daya motor sekitar 1,5-3 kW per 10 meter. Pengangkutan vertikal memerlukan tambahan redundansi sebesar 30%.